EMPATI
By: Navylibrary
Tangis alam tengah pecah
Denyut waktu seakan punah
Pijakan kaki terasa goyah
Dikala azab telah merekah
Rajutan luka di sekujur
tubuhmu
Sakit yang menukik di dadamu
Resah yang terlukis di
wajahmu
Tertuang jelas engkau
terbelenggu
Apa yang telah kami perbuat?
Apa yang telah kami lakukan?
Padahal engkau pembenam
lapar
Padahal engkau peraduan
kehidupan
Dalih-dalih menjagamu
Menatapmupun tak lagi kami
sanggup
Teriakanmu menggema
mengitari bumi
Merupa emosi kabut hitam
Mengapa kami tutup telinga?
Kami hanya bajingan gila
Syukur kami telah koyak
Akibat tamak yang bergejolak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar