Rabu, 03 Oktober 2018

PUISI "Riak Debu Terbengkalai"




"RIAK DEBU TERBENGKALAI"
by: navylibrary

Disaat mentari telah cuti
Gumulan asap tebal menyelimuti nusantara
Terdengar bisikan pedih para perana
Menyerukan hak dan tuntutannya

Dimanakah ibamu pelakon bangsa
Disaat ricuh tengah bersua
Disaat perang tengah menggelegar
Namun.....

Hanya bisu yang dapat engkau tuturkan
Hanya diam yang bersarang dimulutmu
Hanya jabatan yang engkau banggakan
Uanglah yang mengendalikan ragamu

Janji yang dulu engkau bentang
Sumpah yang dulu engkau tebar
Semuanya hanya sampah plastik
Hanya polusi harapan yang kau berikan

Menambah sesak nafas pendamba
Mengotori singgahsana rimba nusantara
Dasar lintah penghisap darah
parasit inang tanpa perasaan







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUISI "Cahaya Senja"

Cahaya Senja By: navylibrary Di ufuk barat saat itu... Lembut belaian mentari membelai pepohonan Cahayanya menari-nari gemulai M...