SENDU
By : Navylibrary
Bayangmu tak lepas dari lamunku
Suaramu selalu hadir di telingaku
Bak permen karet yang selalu melekat
Hadirmu adalah ironi dalam hidupku
Tersirat kelam di zaman tua
Membawa luka yang lama ku kubur
Sakit batinku tertusuk dalam
Sesak dadaku menahan amarah
Cukup sudah kucicipi tangis
Kering sudah air mata sayuku
Kini tinggal lautan kelam
Tak akan surut ditelan zaman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar